1Persiapan
- Campur tepung terigu, gula, ragi, baking powder, kapulaga, kayu manis, jahe, dan garam di mangkuk besar.
- Tambahkan ghee leleh dan gosok ke tepung dengan ujung jari hingga tampak seperti pasir lembap.
- Tambahkan susu hangat sedikit demi sedikit dan uleni perlahan hingga adonan lunak yang tidak lagi menempel di tangan.
- Tutup adonan dan biarkan istirahat 30 menit di tempat hangat.
- Uleni pasta kurma dengan ghee dan kapulaga dengan tangan hingga lembut dan rata.
- Bagi adonan menjadi bola sebesar kenari yang sama, dan pasta kurma menjadi bola lebih kecil dengan jumlah sama.
- Pipihkan bola adonan di telapak tangan, letakkan bola kurma di tengah, lalu angkat tepi ke atasnya dan gulung hingga halus.
- Tekan setiap bola menjadi cakram setebal sekitar 1 cm dan cap bagian atas dengan cetakan kleija atau gigi garpu.
- Tata cakram di loyang beralas kertas roti, sisakan jarak di antaranya, dan panaskan oven hingga 180 °C.
- Kocok telur dengan saffron dan oleskan di atas cakram.
2Memasak
- Panggang loyang pertama di rak tengah hingga bagian atas dan bawah keemasan.
- Panggang loyang kedua dengan cara yang sama.
3Penyajian
- Biarkan kleija dingin di rak 15 menit; mengeras dan menjadi lebih empuk saat dingin.
- Tata di piring saji dan sajikan dengan kopi Arab atau teh.
- Simpan sisa dalam wadah kedap udara hingga seminggu.
💡 Tips & kesalahan umum
- Kesalahan umum: terlalu lama menguleni atau terlalu banyak susu membuat kleija keras. Uleni hanya hingga adonan menyatu.
- Jika pasta kurma kaku, hangatkan beberapa detik di microwave sebelum diuleni dengan ghee.
- Jangan panggang hingga gelap — kleija mengering dan mengeras saat dingin.
🔁 Pengganti bahan
- Ganti setengah tepung putih dengan tepung gandum utuh untuk rasa lebih mendekati kleija rumahan lama.
- Mentega leleh bisa menggantikan ghee.




