1Persiapan
- Rendam buncis arab 12 jam dalam air dingin yang menutupinya dua kali lipat, hingga mengembang dua kali lipat.
- Tiriskan buncis arab dan keringkan dengan handuk.
- Giling buncis arab dengan bawang bombai, bawang putih, peterseli, ketumbar, dan cabai di food processor bertahap, hingga campuran tampak seperti pasir kasar dan menyatu saat diperas.
- Tambahkan jintan, ketumbar bubuk, garam, dan lada hitam dan campur rata.
- Tutup campuran dan dinginkan di kulkas 30 menit.
- Kocok tahini dengan air lemon, bawang putih memar, dan garam, lalu tambahkan air dingin sedikit demi sedikit hingga saus halus dan creamy.
- Aduk soda kue ke campuran falafel tepat sebelum menggoreng.
- Bentuk campuran menjadi patty 4 cm dengan sendok falafel atau tangan basah, dan taburi wijen di atasnya.
2Memasak
- Panaskan minyak di panci dalam hingga 175 °C; siap saat sepotong kecil campuran langsung mengapung di tengah gelembung aktif.
- Goreng patty bertahap 3–4 menit masing-masing hingga cokelat keemasan tua dan renyah, lalu angkat ke tisu.
3Penyajian
- Tata falafel panas di piring saji dan siram saus tahini.
- Sajikan dengan acar, irisan tomat, dan roti pipih Arab.
💡 Tips & kesalahan umum
- Kesalahan umum: memakai buncis arab kalengan atau rebus, yang membuat falafel hancur di minyak. Pakai hanya buncis arab kering rendam, jangan pernah yang matang.
- Goreng satu patty uji dulu; jika hancur, tambahkan satu sendok makan tepung ke campuran.
- Jangan giling campuran menjadi pasta halus; tekstur kasar memberi kerenyahan lebih baik.
🔁 Pengganti bahan
- Jika tidak ada ketumbar segar, gandakan peterseli.
- Patty bisa diolesi minyak dan dipanggang pada 200 °C selama 25 menit, dibalik di tengah; kurang renyah.




