1Persiapan
- Bilas beras 4–5 kali dengan air dingin, gosok perlahan, hingga airnya hampir bening, lalu tiriskan 15 menit.
- Aduk cuka beras, gula, dan garam hingga larut.
- Potong salmon menjadi batang panjang tebal 1 cm, mentimun menjadi batang setelah membuang bijinya, dan alpukat menjadi irisan tipis.
- Siapkan mangkuk kecil berisi air dengan sedikit cuka beras untuk membasahi tangan saat menggulung.
2Memasak
- Didihkan beras dan 520 ml air di panci, lalu tutup dengan api terkecil hingga air terserap.
- Angkat dari api dan biarkan tertutup 10 menit tanpa membuka tutup.
3Penyajian
- Tuang nasi panas ke mangkuk lebar, siram campuran cuka dan lipat dengan gerakan mengiris tanpa menumbuk, lalu tutup dengan kain lembap hingga dingin pada suhu ruang (30 menit).
- Letakkan setengah lembar nori sisi mengilap ke bawah di atas tikar bambu dan ratakan selapis tipis nasi di atasnya dengan tangan basah, sisakan strip 1 cm kosong di tepi jauh.
- Letakkan garis salmon, mentimun, dan alpukat di sepanjang tepi dekat, lalu gulung rapat dengan tikar, tekan perlahan, hingga tepi kosong merekatkan gulungan.
- Potong setiap gulungan menjadi 6 bagian dengan pisau tajam basah, taburi wijen dan sajikan dengan kecap asin, wasabi, dan jahe acar.
💡 Tips & kesalahan umum
- Kesalahan umum: meratakan nasi terlalu tebal, sehingga gulungan pecah dan tidak menutup. Lapisannya harus cukup tipis hingga nori terlihat di antara butiran.
- Pakai salmon berlabel kualitas sushi dan pernah dibekukan, dan jaga tetap dingin sampai digulung. Jika tidak ada, pakai salmon matang.
- Jangan simpan nasi sushi di kulkas; mengeras dan kehilangan tekstur lembutnya.
🔁 Pengganti bahan
- Salmon mentah: salmon matang yang dicabik, atau tuna kalengan dicampur mayones.
- Tikar bambu: handuk dapur bersih yang dibungkus plastik wrap.






